Rabu, 22 Februari 2017

Heboh, Video Ciuman Millendaru Sepupu 'Cantik' Aurel Bareng Pria Beredar. Ini Kata Netizen!!!

KANAL AKTUAL - Nama sepupu "cantik" Aurel Hermansyah, Millendaru, terus menjadi sorotan. Terlahir sebagai pria, keponakan Ashanty ini justru kerap tampil dengan dandanan seperti wanita.

Meski Ashanty pernah memberikan nasihat, Millen rupanya masih betah dengan gaya dandanan femininnya. Baru-baru ini, ia bahkan semakin bertindak berani. Bagaimana tidak, Millen tertangkap kamera sedang menerima ciuman pipi dari salah seorang rekan prianya.


Alih-alih menolak, Millen justru tersenyum bahagia. Dengan sedikit kemayu, ia menaruh tangannya di pundak sang pria. Suara Millen pun diakui netter semakin terdengar seperti wanita.

Melihat aksi "berani" Millen, netter pun ikut berkomentar. "Ya Allah, d sun trs merem gt, mungkin perempuan beneran aja gk segitu ekspresi nya ya," tulis salah seorang netter.

"Suaranya kok lebih cewek dari pada i sih," sahut netter lain. "Ini mah dia sengaja bikin sensasi biar msuk diakun gosip," tambah netter lainnya.

Meski pria, Millen memang jago berdandan dan selalu tampil cantik. Dalam umrahnya kali ini, Ashanty bahkan mengaku akan mendoakan keluarganya yang disebut sedang khilaf seperti Millen. (*)

Ya Ampun, Jangan Ditiru! Ibu Mertua dan Menantu Ketangkap Basah Lakukan Perbuatan Dosa Ini!

KANAL AKTUAL - Petugas Polres Jombang membekuk Eni Mufarokhah (47) dan menantunya, Bambang Pujiono (25), keduanya warga Dusun/Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno.


Keduanya ketahuan mencuri telepon seluler (ponsel) di konter Diana Phone, milik Bagus Dendi Purnomo (42) di Jalan Gus Dur, Desa Candimulyo Kecamatan Jombang.

Mufarokhah sehari-hari pembantu rumah tangga (PRT) di rumah Bagus Dendi Purnomo.

Kasus pencurian terungkap karena karena saat melakukan aksinya, tersangka Eni sempat terekam CCTV (circuit closed television) milik konter.

“Dalam rekaman, tampak Eni mengambil sejumlah ponsel," kata Kasubbaghumas Polres Jomban Iptu Subadar, Rabu (22/2/2017).

Sedangkan Bambang Pujiono, sambung Subadar, bertugas menjual barang-barang curiannya.

"Dari keduanya kami menyita barang bukti lain dua tas wanita merek Bonia, dua dompet merek Bonia, sebuah ponsel merek Samsung dan uang tunai Rp 200.000,” terang Subadar, Rabu (22/2/2017).

Dijelaskan, kasus ini bermula dari laporan korban yang kehilangan sejumlah ponsel merek Lenovo dari konternya, Jumat (17/2/2017) lalu.

Kemudian, korban memeriksa rekaman CCTV. Dari rekaman itulah diketahui pelaku pencurian adalah pembantunya bernama Eni.

Korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Jombang Kota, Senin (20/2/2017).
Berbekal rekaman CCTV itu, polisi kemudian menangkap Eni hari itu juga.
Dalam pemeriksaan polisi, Eni mengakui mencuri ponsel di konter juragannya itu sebanyak lima kali.

“Caranya, ponsel curian disembunyikan di balik pakaian. Kemudian diserahkan ke tersangka Bambang. Dari sini polisi berhasil membekuk Bambang di rumahnya. Bambang dalam pemeriksaan mengaku bertugas menjual ponsel curian,” papar Subadar.

Tersangka Eni dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.
Sedangkan Bambang dijerat pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun. (Tribun)

Mesum dalam Mobil, Ini Yang Akhirnya Dilakukan Si Sopir Taksi

KANAL AKTUAL - Mesum merupakan tindakan yang tidak terpuji apalagi dilakukan di tempat umum, pasti orang yang menyaksikan akan jadi kesal dan marah melihatnya.

Seorang supir taksi Online menceritakan pengalamannya ketika sedang mendapatkan penumpang yang berbuat mesum di taksinya. Sontak saja sang sopir jadi berang dan lakukan hal ini.

Berikut kisahnya seperti yang dilansir oleh Beradab.com :
No hp si sopir tiba tiba berdering no pangilan dari luar negri si sopir benarama Hanung ini pun kemudian menjemput si pemanggil ternyata ada orang bule dan sorang wanita asal Indonesia.Pasangan ini meminta antar ke Mall yang ada di Jakarta.
Di siang yang cukup terik itu, pasangan bule-indo tersebut berencana ke sebuah mal di daerah Senayan, Jakarta Pusat. Suasana panas di luar, nampaknya mempengaruhi aktivitas sejoli menjadi makin ‘panas’.
Aksi ‘panas’ itu didapati Hendrik saat ia melirik spion tengah. Ia pun terus mengamati pergerakan pasangan yang asyik bercumbu di kursi belakangnya sambil terus berkendara melewati tol Kebon Jeruk.
Lama-lama Hanung mulai gerah dengan aksi mesum penumpangnya. Namun ia terus memacu mobilnya melewati tol arah dalam kota di Tomang.
Pelan-pelan sopir taksi online Hanung memperlambat kecepatan dan menepi di atas flyover Tomang. Saking bernafsu, dua orang tersebut tak menyadari jika Hanung sudah menghentikan kendaraannya.
“Turun berdua,” teriak Hanung.
“Loh kenapa saya diturunin?” tanya penumpang wanita.
“Kalo belagak gila jangan di mobil saya. Cari aja hotel. Banyak di Jakarta,” semprot Hanung lagi.
Awalnya pasangan tersebut enggan turun mobil dan bersikeras melawan. Apalagi mereka berdua mengancam akan melaporkan Hanung.
“Nggak mau turun. Saya laporin, ya,” gertak sang perempuan lagi.
“Silakan, nanti saya bantu laporin,” tegas Hanung tak kalah sengit.
Setelah adu argumentasi, akhirnya pasangan mesum itu turun dari mobil sopir taksi online tersebut. Hanung pun melaju dan pemandangan spion tengah adalah pria-wanita sedang berjalan kaki.
Saat itu juga ia langsung menekan end trip tanda perjalanan telah selesai. Ia pun tidak rugi karena mereka memilih pembayaran dengan kartu kredit.
“Maksud saya berbuat gitu karena saya bukan sopir pribadi dan itu bukan mobil dia,” tutup sopir taksi online Hanung.

Selasa, 21 Februari 2017

Dirayu ke Hotel Buat Making Love, Ternyata Ini Yang Dilakukan Kartika Sari!

KANAL AKTUAL - Eka Kartika Sari (25) harus tinggal di sel tahanan Polsek Simokerto Surabaya lantaran melakukan penipuan dan pengelapan.


Perempuan asal Jl Pogot Jaya Surabaya ini diringkus Unit Reskrim Polsek Simokerto.
Modus yang dilakukan perempuan yang bekerja di salah satu kafe di Surabaya Utara ini, yakni memanfaatkan media sosial (medsos) facebook (FB).

Melalui akun FB miliknya, Eka mengajak korban bertemu dengan tawaran mengajak ML (hubungan badan) di hotel.

Aksi Eka akhirnya terungkap, setelah Achmad Fatchan (26), asal Jl Tenggumung Wetan Simokerto, melaporkan ke Polsek Simokerto.

Setelah sepeda motor Yamaha Mio L 4507 SZ milik korban di bawa kabur Eka.
Kapolsek Simokerto Kompol Muhammad Harris mengatakan, pelaku dan korban sudah saling kenal lewat FB.

Mereka berdua akhirnya bersepakat melakukan pertemuan di kawsan Kapas Krampung dan hendak melakukan ML, pada 10 Februari 2017.

"Saat ketemuan, pelaku (Eka) diantar temannya berinisial AB yang kini statusnya DPO," sebut Harris, Selasa (21/2/2016).

Saat berbincang, Eka dan korban sepakat untuk chek in di salah satu hotel yang mereka sepakati.

Sebelum menuju hotel, pelaku meminjam motor korban dengan alasan hendak mengambil uang di ATM untuk keperluan di hotel.

"Selama ditinggal pelaku, korban ditemani AB. Mereka ngobrol sambil menunggu kedatangan pelaku," kata Harris.

Sebelum pelaku kembali, tutur Harris, AB meminta ijin untuk buang air kecil.
Setelah ditunggu, ternyata AB dan pelaku tidak kunjung datang. Akhirnya korban sadar ditipu dan motornya dibawa kabur.

"Korban sempat mencari dan bertemu pelaku di Jl Kapasari dekat Rumah Sakit Suwandi, tapi pelaku kabur," cetus Haris.

Unit Reskrim Polsek Simokerto akhirnya membekuk pelaku, setelah melakukan penyelidikan dan memburunya k rumah pelaku.

Polisi juga berhasil mengamankan motor Yamaha Mio nopol L 4507 SZ milik korban yang belum sempat dijual.

Eka mengaku, sudah lima kali melakukan aksi sebelumnya. Dia melakukan kasi dengan modus bujuk rayu melalui FB dengan iming-iming diajak ML.

Dan tindak kejahatan ini dilakukan tas ide AB yang masih buron.
"Saya hanya disuruh teman (AB) dan sudah lima kali melakukannya. Kemudaian sepeda motor dijual ke Madura dengan harga rata-rata Rp 2 juga. Selanjutnya hasil penjualan motor di bagi berdua," ucap Eka.(Tribun Bali)

Depresi Ditinggal Kekasih, Gadis ini Habiskan Rp16 M Untuk Hal ini

KANAL AKTUAL - Memiliki tubuh langsing dan cantik layaknya boneka Barbie, merupakan impian dan kinginan yang besar dalam hati sebagian wanita di dunia. Selama ini boneka Barbie di anggap sebagai sosok yang memiliki bentuk tubuh sempurna bagi perempuan. Hal itulah yang selalu di coba diterapkan oleh seorang gadis model yang berusia 24 tahun bernama Jennifer Pamplona.


Jennifer Pamplona ia adalah seorang gadis asal Brasil yang bekerja sebagai seorang model. Ia sendiri telah mengaku telah menghabiskan banyak biaya hingga mencapai Rp16 M untuk mengubah dirinya dimulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, sampai menyerupai boneka Barbie.

Di negaranya Brasil ia dikenal dengan panggilan “Susi Doll” Jennifer mengatakan bahwa pada awalnya ia sering kali mendapatkan ejekan dari orang-orang di sektarnya lantaran memiliki tubuh yang terlalu kurus dan tidak menarik. Oleh karena itulah, ia mengambil langkah untuk melakukan operasi plastik pertama kali ketika ia berusia sekitar 17 tahun.

Sekarang Jennifer telah sering melakukan serangkaian operasi plastik rutin sebanyak kurang lebih 9 kali operasi yang berlangsung selama 24 jam sejak dua tahun yang lalu. Jennifer mengungkapkan, operasi plastik merupakan satu-satunya cara yang dapat dilakukannya untuk menghilangkan rasa pedih dan depresi dalam benak batinnya karena telah ditinggal pergi oleh kekasih hatinya, yang sangat ia sayangi dan cintai. (*)

Sabtu, 18 Februari 2017

Berciuman Depan Umum, Aksi PNS di Nias Dapat Kecaman Netizen

KANAL AKTUAL - Masyarakat Indonesia, khususnya pengguna internet (Netizen) dihebohkan dengan peristiwa ciuman massal yang diduga dilakukan oleh Aparat Sipil Negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di muka umum saat merayakan hari Valentine (kasih sayang).


Peristiwa ini buat gempar ketika akun Facebook Foto Triteria W Saroemaha membagikan foto dan tulisan tentang acara itu yang dihadiri juga oleh Bupati Nias Selatan yang tidak disebutkan namanya di Kantor Lingkungan Hidup, Nias Selatan, 14 Februari 2017.

Namun saat ini Bupati Nias Selatan dijabat oleh Hilarius Duha mantan Kasubdit Cyber Crime Polda Metro Jaya.

"Acara kejutan dari kantor lingkungan hidup dhari Valentine day...pak bupati&ny mbagi bunga buat ASN&PNS,,..Happy valentine day buat pak bupati&ny happy valentine day buat abg Amsarno Sarumaha&kk Lisrica Hura," tulis Triteria dalam akunnya.

Foto ciuman tersebut ditanggapi oleh netizen lainnya dan dibagikan dalam akun Facebooknya hingga menjadi viral dan dikomentari banyak netizen.

Seperti yang dibagikan oleh pemilik akun Zack Laia, terlihat foto PNS yang lebih seronok lagi saat sedang berciuman, kemungkinan berada di tempat yang sama yakni Kantor Lingkungan Hidup.

Belum diketahui apakah mereka merupakan pasangan suami istri atau bukan.

Namun berciuman di tempat umum banyak komentar negatif bernada kecaman datang dari netizen usai melihat foto tersebut. (*)

Jumat, 17 Februari 2017

Keji, ABG Ini Biarkan Kekasihnya Digilir Oleh Rekannya

KANAL AKTUAL - Apa yang dilakukan remaja bernama Adi alias Slayer (18) warga Kedungpatangewu, Kabupaten Pekalongan ini terbilang sangat keji.


Bukannya menjaga kekasihnya, Mawar (nama samaran), Adi justru menggilir kekasihnya yang masih berumur 16 tahun itu bersama rekannya, Ibnu Nasrullah (18), warga Doro, Kabupaten Pekalongan.

Keduanya saat ini telah ditahan di Polres Pekalongan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Awal kisah pilu yang dialami Mawar bermula pada Selasa (14/2/2017) sekitar pukul 20.00, Adi mengajak kekasihnya itu ke daerah Kedungwuni.

Rekan Adi, Ibnu, juga ikut saat Adi menjemput Mawar di rumahnya.
Di daerah Kedungwuni, korban diberi minuman kopi yang telah dicampur pil yang diduga pil koplo.

Mawar tak tahu meminum kopi itu hingga mulai tidak sadarkan diri. Saat Mawar mulai kehilangan kesadaran, Adi dan Ibnu membawa Mawar ke Bendungan Kletak, Kedungwuni.

Di lokasi ini, Adi menyetubuhi Mawar yang memang sudah tidak berdaya akibat pil yang dimasukkan ke dalam kopi. Ibnu yang melihat itu juga meminta "jatah".

Bukannya melarang, Adi justru mempersilahkan Ibnu menyetubuhi Mawar.
Tak sampai di situ saja, setelah menyetubuhi korban di bendungan, keesokan harinya, Mawar kembali mendapat perlakuan yang sama dari kedua pelaku.

Kali ini aksi kedua dilakukan di rumah Ibnu di daerah Doro.
Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Ariyanto, mengatakan, kedua pelaku ditangkap di rumah masing masing pada Rabu (15/2/2017) malam sekitar pukul 22.30.

"Saya dan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menangkap kedua pelaku di rumahnya," kata Agung, Jumat (17/2/2017).

Menurut Agung, korban kehilangan kesadaran setelah meminum kopi yang sebelumnya telah dicampur pil oleh kedua pelaku.

"Korban tidak tahu kalau kopi itu sudah dicampur pil," katanya.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto, mengatakan, kedua pelaku dijerat pasal 82 ayat (2) Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," kata Aries. (Tribun)